Rabu, 10 Oktober 2012

Pengertian dan Tujuan dari Psikologi Lintas Budaya



Psikologi lintas budaya adalah cabang psikologi yang menaruh perhatian utamanya pada pengujian berbagai kemungkinan batas-batas pengetahuan; dengan mempelajari masyarakat berbagai budaya yang berbeda.

Lintas budaya sendiri terjadi ketika manusia dengan budayanya berhubungan dengan manusia lain yg berasal dari budaya yg berbeda, berinteraksi, dan saling mempengaruhi. hingga kemudian memberikan dampak kepada unsur budaya tersebut; baik itu positif maupun negatif.

Penelitian lintas budaya secara sederhana hanya dapat melibatkan partisipan dari latar belakang kultur yang berbeda, dan bertujuan untuk melakukan pengujian terhadap berbagai kemungkinan adanya perbedaan antara para partisipan tersebut.
Psikologi lintas budaya terkait dengan pemahaman atas apakah kebenaran dan prinsip-prinsip psikologis bersifat universal, ataukah khas budaya. (Matsumoto, 2004).
Menurut Segall, Dasen dan Poortinga, psikologi lintas-budaya adalah kajian mengenai perilaku manusia dan penyebarannya. sekaligus memperhitungkan cara perilaku itu dibentuk dan dipengaruhi oleh kekuatan-kekuatan sosial dan budaya.

Dengan kata lain, tujuan pembelajaran psikologi lintas budaya itu sendiri adalah agar kita sebagai mahasiswa dapat mengerti, memahami dan menyadari perbedaan yang terdapat lingkungan sekitar kita.

Karena setiap ilmu memiliki keterkaitan, terdapat pula hubungan keterkaitan antara Psikologi Lintas Budaya dengan disiplin ilmu-ilmu lainnya. misalnya dapat dibedakan dengan psikologi indigenous, psikologi budaya, dan antropologi.
Psikologi Indigenous digunakan untuk mengenal tingkah laku asli dari masyarakat Indonesia maupun masyarakat luar yang menetap di Indonesia. Indigenisasi itu sendiri mempunyai arti yaitu, proses pencampuran dari psikologi luar dengan psikologi setempat. Berarti hubungan psikologi lintas budaya dengan psikologi indigenous adalah untuk lebih mengenal tingkah laku masyarakat asli di Indonesia.

Lain lagi hubungan psikologi lintas budaya dengan psikologi budaya; adalah untuk memahami keragaman budaya yang terdapat di Indonesia.

Sedangkan hubungan psikologi lintas dengan antropologi adalah untuk mengetahui tentang karakteristik adat istiadat yang ada di Indonesia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar